www.grosirclothdiaper.com, Belanja cloth diaper - popok kain - Menjadi Mudah
HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us Sayangi ananda, Cinta produk dalam negeri, Lestarikan lingkungan...
Shopping Cart
shopping cart 0 item
News
17 Agustus 2011
Bahan disposable Diaper dan bahayanya
Bahan-bahan berbahaya apasaja yang digunakan untuk membuat popok sekali pakai (disposable diaper) dan apa dampaknya bagi bayi anda? detail

17 Agustus 2011
Bahaya Disposable Diaper
Disposable diaper berbahaya bagi kesehatan bayi anda dan dapat memicu kanker dan kemandulan ... detail

25 Maret 2010
Mengapa Saya memilih popok kain
Dampak lingkungan penggunaan popok sekali pakai dibanding popok kain detail

25 Maret 2010
Pembandingan Popok kain dan popok sekali pakai
Apakah kelebihan dan kekurangan Popon kain (clothdiapers) dibanding popok sekali pakai (diapers) ... detail

» index berita
Testimonial
Novi
[URL]
mau nanya,,,klo clothdiaper yg dr NB-2thn ada ga?(ga pakai ukuran S-M-L,gt) biasanya tinggal pindah kancing aja (liat di tv :D) wass,

chris
Hi..ada yang mau saya tanyakan .... apakah boleh pakai celana biasa kemudian di lapisi dengan insert nice kids nya? terima kasih.

kenny
hai mba,dah sampe nih pesenan ku,cepet bgt...thanks a lot yaa...mau kucuci dulu sesuai saran...mudah2an cocok ma anakku...thx atas pelayanannya yg sgt baik

Yanti
Untuk mb Wiwin : Clothdiaper untuk usia mulai 2 tahun (berat 16kg) sebaiknya pakai ukuran Jumbo, adanya merek zigiezag. bisa dilihat di categories "zigiezag clothdiaper" atau download "pricelist zigie... detail

» isi testimonial
» lihat testimonial
Others
News

Mengapa Saya memilih popok kain

25 Maret 2010

Ketika saya melakukan pencarian tentang popok kain berkualitas bagus untuk putri kecil saya, secara tidak sengaja saya mendapatkan beberapa informasi yang sangat menarik tentang bagaimana popok mempengaruhi lingkungan.

Pada 1955, 100 persen bayi Amerika mengenakan popok katun. Namun pada 1991, hanya 10 persen. [1] Perkiraan terbaru mengklaim bahwa 27.4 milyar popok sekali pakai digunakan setiap tahunnya di Amerika Serikat, menghasilkan kira-kira 3.4 juta ton sampah padat tambahan di tempat pembuangan sampah. [2] Sekarang, 3 persen sampah dari tempat pembuangan sampah di negara bagian Amerika Serikat berisi popok sekali-pakai. [3]

Itu berarti membutuhkan 3.5 milyar galon minyak [4], 82,000 ton plastik, dan 1.3 juta ton bubur kayu (250,000 pohon) untuk membuat 18 juta popok. [5] Dan setelah menggunakannya hanya satu kali, popok itu lantas dibuang dan diangkut ke tempat pembuangan sampah, di mana mereka membutuhkan waktu 500 tahun untuk menguraikannya. [5]

Hal ini berarti menyebabkan masalah lingkungan yang sangat serius bagi planet kita, karena popok sekali pakai digunakan secara meluas. Usaha untuk mendaur ulang popok sekali pakai dan menjadikannya pupuk kompos belum berhasil dan tidak hemat biaya. [4] Popok kain merupakan alternatif yang bagus untuk digunakan. Popok tersebut dapat digunakan kembali beratus-ratus kali dan dapat diuraikan oleh alam (biodegradable).

Semua orang membuang popok sekali-pakai bersama dengan sampah rumah tangga reguler, namun hampir tidak ada orang yang menyadari bahwa hal ini merupakan praktek illegal di beberapa negara bagian. Hukum tidak dilaksanakan ketika berhadapan dengan popok sekali-pakai. [5]

Membuang ‘kotoran’ ke dalam sampah reguler dapat berpotensi menyebarkan penyakit dan menciptakan resiko kesehatan masyarakat. [6] Carl Lehrburger menjelaskan dalam artikel tentang popok "Out of Sight, Out of Mind" (ungkapan yang berarti 'sesuatu hal yang mudah di-lupakan') "air lindi (air kotor dan bau yang berasal dari sampah) yang berisi virus dari tinja manusia (termasuk vaksin hidup dari imunisasi rutin masa kanak-kanak) dapat merembes ke dalam bumi dan mencemari persediaan air bawah tanah. Virus-virus ini termasuk hepatitis A, virus Norwalk dan virus Rota (penyebab diare akut)."

Dengan popok kain, kotoran tersebut langsung dibilas ke dalam septictank, memberikan alternatif pilihan yang jauh lebih bersih bagi lingkungan kita.

Sampai 1991, semua riset atas dampak pembuangan po-pok sekali pakai terhadap lingkungan telah dibiayai sendiri oleh produsen. [4] Ba-nyak informasi menyesatkan yang telah digunakan untuk memasarkan produk popok greenwash, sebagai popok yang bersahabat dengan lingkungan dan lebih bagus bagi kesehatan bayi. [7]

Dua riset penting di tahun 90-an telah menganalisa dampak lingkungan atas kedua jenis popok tersebut. Pertama, riset yang disponsori oleh Proctor and Gamble, menyimpulkan bahwa "mencuci popok kain akan menghasilkan hampir 10 kali lipat lebih banyak dari polusi air yang dihasilkan pada pembuatan popok sekali-buang." [8] Studi ini telah dikritik karena ketiadaan data independen dan kepercayaan atas informasi yang disediakan oleh P&G dan perusahaan lain yang berminat dalam mempromosikan popok sekali pakai. [8]

Riset lain, yang disponsori oleh National Association of Diaper Services (NADS), riset yang paling terperinci sampai saat ini, menemukan bahwa kain mempunyai keuntungan lebih bersih-lingkungan dibandingkan popok sekali pakai baik pada saat pembuatan di pabrik maupun saat digunakan. "Mereka menemukan bahwa popok sekali-buang, bila dibandingkan dengan popok yang dapat digunakan berulang-ulang, akan menghasilkan tujuh kali lebih banyak sampah padat ketika dibuang dan tiga kali lebih boros dalam proses pembuatan di pabrik." [4]

Studi lain menyimpulkan bahwa popok sekali-pakai "menghabiskan 20 kali lipat bahan baku, tiga kali lebih banyak energi, dua kali lipat air, dan menghasilkan 60 kali lipat sampah." [4]

Beberapa pihak mengklaim bila popok kain menghasilkan pemborosan energi dan air. Sebenarnya, dia hanya memerlukan tidak lebih dari 50 - 70 galon air tiap tiga hari untuk mencuci popok kain, dengan kata lain sama dengan membilas toilet 5 - 7 kali sehari. [4]

Hal yang patut diperhatikan adalah situasi yang terjadi di kota metropolitan di mana ketiadaan fasilitas binatu dalam apartemen dan ketersediaan jasa popok mempersulit banyak orang untuk mencuci popok. Untuk hal ini, disediakan popok alternatif yang lebih bersahabat dengan lingkungan, daripada popok sekali-pakai regular. Untuk mengetahui lebih banyak tentang pilihan ini, silakan melihat: www.grist.org/advi-ce/products/2008/10/23/index.html?SOURCE=rss.

Akal sehat menyatakan bahwa mencuci popok kain lebih aman bagi lingkungan dibandingkan dengan melempar popok plastik ke dalam sampah setelah digunakan hanya satu kali. Tracy Fernandez Rysavy, dalam artikel "Solving the Diaper Dilemma," mengutip Paula Devore, "Jika dampak lingkungan yang dihasilkan oleh popok sekali buang benar-benar sebesar popok kain, lantas mengapa belum pernah ada studi perbandingan yang dilakukan untuk produk lain? Mengapa kita tidak menggunakan lebih banyak piring dan gelas kertas (plastik) sebagai pengganti peralatan rumah tangga kita yang bisa digunakan berulang-ulang, misalnya?" [9]

Sebagai individu, kita dapat membantu melakukan pe-rubahan dengan menggunakan popok kain di rumah. Namun bantuan terbesar yang dapat dilakukan untuk mengurangi sejumlah besar sampah yang diproduksi oleh popok sekali-pakai ke dalam tempat pembuangan sampah setiap tahunnya bisa datang dari pendidikan pada masyarakat dan melalui perundang-undangan baru mengenai penggunaan popok kain. (dikutip dari Epochtimes.co.id)



Baca juga
  » 17 Agustus 2011
Bahan disposable Diaper dan bahayanya
Bahan-bahan berbahaya apasaja yang digunakan untuk membuat popok sekali pakai (disposable diaper) dan apa dampaknya bagi bayi anda?

  » 17 Agustus 2011
Bahaya Disposable Diaper
Disposable diaper berbahaya bagi kesehatan bayi anda dan dapat memicu kanker dan kemandulan ...

  » 25 Maret 2010
Pembandingan Popok kain dan popok sekali pakai
Apakah kelebihan dan kekurangan Popon kain (clothdiapers) dibanding popok sekali pakai (diapers) ...

  » 23 Maret 2010
Cara Menggunakan Popok Kain ZigieZaG
Bagaimana cara memakaikan zigiezag clothdiaper terutama untuk usia 0-3 bulan dan masa toilet training...dan Bagaimana jika anda bepergian...?

  » 23 Maret 2010
Insert Zigiezag Clothdiaper
Ada 3 jenis insert yang dapat dipilih : babyterry, Microfiber dan Lite microfiber masing-masing dengan ukuran medium dan jumbo....

Information
4 user sedang online
Anda pengunjung ke-77,265
Yantiyantisetyoko
setyokoyokondo79
admingrosirclothdiaper
Search
Search:
Pembayaran
BCA
Rekening Bank Central Asia (No rekening akan diberikan via sms setelah pemesanan)
Bank Mandiri
dari ATM bersama bisa transfer ke Rekening Bank Mandiri (No rekening akan diberitahukan via sms setelah pemesanan)
BRI
dari ATM bersama bisa transfer ke Rekening Bank BRI (No rekening akan diberitahukan via sms setelah pemesanan)
Others
Banner
v-kios
Bahaya Pembalut
Limbah Diaper